Hai... Selamat Datang di Blog saya. Terima Kasih sudah membuka Blog Saya. Semoga kalian semua senang membuka Blog saya

Sabtu, 28 Januari 2012

sekolah baru, pengalaman baru!


Hai, aku Vanessa. Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu, soalnnya hari ini aku akan masuk ke sekolah baruku. Aku ini, anak pindahan. Makanya, aku pengen cerita ke sobat sekalian, ini adalah hari pertama aku sekolah di sekolah baruku.
Pagi ini aku semangat 45’ pergi ke sekolah, pengen bertemu dengan wajah-wajah baru. Disekolahku, aku memperkenalkan diriku dikelas baruku, ‘sumpah’ aku malu. Saat aku sedang memperkenaln diri, ada seorang anak cowok yang jail yang entah sengaja atau tidak sengaja melemparkanku kecoa yang sangat menjijikkan itu. Lantas, aku berteriak “eh, kecoa, kecoa, kecoa” teriakku lantang. Semua orang yang beraada di situ menertawaiku. Aku sangat malu, dan dia sangat sukses bikin aku malu.

Saat pelajaran dimulai, aku memerhatikan wajah-wajah baru yang ada di sekelilingku. Lantas, ada anak disampingku mengajakku berkenalan, namanya Tia, dia sekarang teman pertamakuku satu-satunya di kelas ini. Setelah berkenalan, aku langsung memerhatikan seluruh ruangan, ada seorang anak cewek yang sangat aku perhatikan, kayaknya kepribadiannya itu aneh deh, mukanya itu tanpa ekspresi bisa di sebut ‘manusai tanpa ekspresi dan satu anak cowok juga yang bikin aku penasaran tingkat tinggi(lebay) yaitu dimana saat dia sedang berbicara, orangnya manis, lumayan cakep tapi nggak seganteng idolaku yaitu Reowoek “SUJU”, yaitu anak yang bikin aku malu, kalau nggak salah namanya Charles (aku nguping saat guru memanggil namanya, hehe). Charles itu, tanpa kalian perhatikan wajahnya, alias lihat sekilas aja udah tau kalau orangnya itu jail. Setelah itu, aku langsung merhatiin guru yang sedang mengajar, biasalah Vanessa gitu anak yang menghargai guru hehe :P
Ok, sekarang itu istirahat. Aku kekantin tanpa memiliki tujuan untuk beli apa. Saat aku sedang memilih-milih makanan, mataku tertuju pada seorang anak gadis yang berambut panjang, terawat, putih, pokoknya cantik banget deh. Jujur aja yah, sebenarnya aku kagum ke cewek itu, tapi aku nggak mau nunjukkin, nanti aku dibilang norak karena nggak tau merawat diriku seperti cewek itu. Saat aku berbalik badan mau kembali kekelas, nggak sengaja aku nabrak cewek itu dan dia marah-marah ke aku.
eh, lu orang nggak sih? Punya mata nggak? ” ngomel cewek itu, dan saat dia ngomel ke-aku semua mata tertuju padaku
eh, maaf. Aku orang kok dan aku punya mata juga. Sama seperti lo” kataku polos
eh, ni anak udah punya salah, malah mau nandingin gue, lo punya kehebatan apaan sih?”Lanjut cewek kasar itu
hmmm, gue nggak mau nandingin lo kok, gue kan Cuma menjawab pertanyaan lo. Dan gue nggak punya kehebatan apapun untuk nandingin lo.” Lanjutku.
Mungkin setelah puas memarahiku, dia pergi dan menabrak bahu-ku. Rasanya sakiiiiiiit banget. Saat dia sedang memarahiku tak sengaja aku melihat papan namanya yang ditempel dibajunya sebelah kanan atas, namanya adalah ‘Angelia Kinston’ mungkin dia di panggil Angel sama teman-temannya.
Di kelas, aku hanya diam, diam, dan diam, tiba-tiba Tia datang mengagetkanku.
hei, kok lo ngelamun sih? Tuh di panggil sama Pak John, oh ya, sebelumnya dia itu guru olahraga di sini.” Belum sempat menjawab dia langsung meninggalkanku sendiri.
Oh my god, aku lupa. Aku nggak tau jalan mana ruang guru. Akukan baru disini, tadi pagi sih aku kesana. Tapi, sekolah ini sangat ‘gede’ mana hafal aku dalam waktu sesingkat  ini.
Akhirnya, aku pergi keluar ruangan kelas dan tiba-tiba aku di tabrak sama cowok yang sedang lari terburu-buru, aku ngeliatnya dari belakang. Dia itu keren abis *daribelakang, dia berlari sambil berteriak “sorry… sorry”. Lanjut,aku mau ke ruang guru dan aku tiba-tiba secara spontan nanya ke seorang anak cewek yang sekelas denganku, yaitu ‘manusia tanpa ekspresi’ dan dia langsung nunjukkin dimana ruang guru “dari sini lo terus-terus lalu belok kanan, habis itu ada toilet untuk guru dekat situ” ok, aku menurut dan langsung terbang alias jalan dengan cepat karena ingin tau.
Yeah, ketemu deh! Dan disaat aku mau masuk ke ruang guru, tiba-tiba dari belakang ada suara yang memanggil namaku “hei, hei kamu anak baru yang ada didepan ruang guru” sahut orang itu
Saat aku berbalik arah!? Hah? Itu toh yang di namakan pak John.
“ya? Saya pak?” tanpa lama lagi, guru yang satu ini mengangguk. Daqn spontan bertanya:
“hei, kamu anak baru.! Kamu mau ikut ekstrakulikuler apa?”
“hmmm, badminton aja deh pak” aku milih badminton,karena waktu di sekolah lamaku dulu, aku juara 1 dan mewakili kota-ku untuk kejuaraan badmintion SMA se-Indonesia.
“ok, sebantar sore jam setengah empat datang kesekolah untuk latihan. Terima kasih silahkan kembali” jawab guru yang tinggi itu
***
Yeah, hari ini pertama sekolah dan hari pertama masuk ekstrakulikuler badminton. Sekarang lagi siap-siap untuk pergi latihan badminton. Ok, akhirnya sekarang aku berada di lapangan dan ku lihat pak John sedang melatih seorang anak perempuan yang tak lain adalah anak perempuan yang menabrakku tadi di kantin yang bernama “Angelia”. Tidak lama kemuadian pak John memanggilku untuk latihan dan saat aku mau menghampiri pak guru olahraga tersebut, si Angel menatapku sinis. Saat aku telah seleai berlatih dengan keras tiba-tiba si Angel itu manggil aku, dengan heran aku menghampirinya.
“kita temanan kan? Namaku Angelia, kalau boleh tau namamu siapa?”
“Vanessa” jawabku
“eh, karena kamu temanku. Pegangin tasku!” jawabnya sinis dan menertawain aku.
Aku hanya bisa berdiam diri dan mangerjakan suruhan manusia yang telah memberdayaiku.
Singkat cerita, si angel itu tambah sombong dan menjadikanku teman yang membantunya dalam segala hal bahasa kasarnya sih *budak*. Entah mengerjakan PRnya, Tugas harian, membawakan tasnya ke mobil dll. Yah, tapi karena itu, setiap pulang sekolah aku di antar pulang *syukur dari pada nggak dapat apa2. Tapi, jujur itu nyesek banget.
Ok, hari ini ada acara kelasku yaitu pergi ke Pantai. Pagi sekali, si Angel datang ke rumahku dengan tujuan membantunya menyiapkan barang-barang yang mau dibawanya kepantai (orang baru bangun udah disuruh, tapi syukur aja aku udah mempersiapkan barang-barang yang mau dibawanya. Tanpa di sangka, di tengah perjalanan aku dan Angel TABRAKAN. Kulit kepala Angel robek dan Angel kekurangan darah, dan aku? Jari telunjuk kiriku patah. Yah, karena Angel itu temanku, walaupun sudah berbuat kasar denganku saat dengar si Angel itu kekurangan darah aku mendonorkan darahku.
Saat keluar RS, si Angel memelukku dengan erat dan berkata
terima kasih Vanessa, kamu menyelamatkanku. Maafkan kesalahanku, kamu maukan jadi sahabatku?” tanyanya penuh harap
aku udah maafkan kok. eh, nanti kamu mempermainkan aku lagi” kataku iseng
hmm, maaf deh ya ya yah? Please”katanya, dan yang sangat kukejutkan adalah dia hampir saja sujud di depanku.
eh,eh,eh kok kamu mau sujud sih?hahaha iya, aku maafkan dan sekarang kita bersahabat ya!” kataku sambil tersenyum
***
Sekarang, kami bersahabat, sahabat sejati. Sekarang aku tau, beradaptasi ke-lingkungan baru itu harus hati-hati, jangan mau di perdaya…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar